Ketua IKAPTK Jambi Sebut Ahok Tak Tahu Sejarah


Selasa, 08 September 2015 | 15:57:32 WIB
/

Jambi– Pernyataan Gubernur DKI, Ahok yang meminta Jokowi untuk membubarkan IPDN nyatanya mendapat tanggapan negatif dari Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongan (IKAPTK) Kota Jambi Yan Ismar.

Yan menyebutkan, dirinya sangat tidak senang pernyataan tersebut. “Dia (Ahok) tak ngerti sejarah, dan asal bicara,” tukas Yan.

Dijelaskannya pendidikan kepamongan sudah ada sejak zaman Belanda, dimulai dari Mosvia kemudian di zaman kemerdekaan ada SMPAA kemudian KDC, dilanjutkan APDN, STPDN  hingga sekarang ada namanya IPDN.

Menurutnya pendidikan kepamongan diperuntukkan untuk mendidik tenaga pemerintahan yang handal dan mencetak tenaga administrasi negara.

“Jadi ada sejarahnya, Ahok tak bisa bicara seperti itu, republik ini ada sejarahnya, kalau tidak bubarkan saja republik ini,” geram Alumni APDN 1987 ini.

Terkait pernyataan Ahok tentang rekrutmen IPDN yang tak jelas dan lulusannya juga tidak jelas, Yan Ismar beralasan perekrutan siswa IPDN sangat ketat, apalagi sebut dia dalam perekrutaan saat ini sudah melibatkan KPK.

“Kalau tak jelas perekrutan, artinya perbaiki sistem. Jangan lembaganya dibubarkan. Sebaiknya Ahok tak asal bicaralah,” pungkasnya. 



Sumber: jambisatu.com

Advertisement

Komentar Anda