Produk Dalam Negeri RI Masih Kalah dari Malaysia


Rabu, 23 Maret 2016 | 11:11:00 WIB
/

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sejak dua tahun lalu telah memiliki program satu jam beli produk dalam negeri. Program ini sengaja diluncurkan untuk meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia agar dapat menggunakan produksi asli Indonesia.

Namun, hingga saat ini keyakinan masyarakat Indonesia untuk dapat menggunakan produk dalam negeri belum sesuai yang diharapkan. Bahkan, Indonesia juga kalah cepat untuk melakukan upaya pemasaran produk dalam negeri.

"Di Malaysia sudah dimulai tahun 97, ada Malaysia produk. Ada Undang-Undangnya dan didorong oleh kementrian dan Lembaga, akhirnya mereka juga berhasil. Thailand juga begitu," kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia (Gapmi) Adhi S. Lukman, Rabu (23/3/2016).

Untuk itu, melalui program "satu jam beli produk dalam negeri", diharapkan masyarakat dapat memilih produk asli Indonesia dalam berbagai jenis barang. Dengan begitu, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tercapai dengan mengandalkan produk dalam negeri.

"Yang paling penting adalah bagaimana agar kita dapat berdaulat atas produk kita sendiri," pungkasnya.



Sumber: okezone.com

Advertisement

Komentar Anda