Terlibat Penipuan, PNS di Simalungun Ditangkap Polres Asahan


Senin, 29 Mei 2017 | 00:04:49 WIB
Tersangka berinisial ma
Tersangka berinisial ma /

SUARAJAMBI.COM - Seorang PNS di lingkungan Kemenag Kabupaten Simalungun berinisial MA (44), terpaksa menjalankan ibadah puasa di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Asahan setelah ditangkap dengan tuduhan penipuan.

"Tersangka MA ditangkap dari rumahnya di Jalan Pematang Bandar, Kelurahan Kerasaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun dan langsung dilakukan penahanan," kata Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda M. Khomaini, Minggu (28/5).

Tersangka diduga telah melakukan penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dengan menjanjikan dapat memasukkan seorang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Tersangka diduga telah melanggar pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tambah Khomaini.

Menurutnya, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporan korban bernama Lukerna Sitorus dengan LP/569/VII/2016/SU.

"Dalam laporan tersebut, tersangka mengaku bisa memasukkan kedua putra korban menjadi PNS di Kabupaten Batubara," jelas Khomaini.

Untuk itu, tersangka meminta uang kepada korban sebesar Rp 69 juta guna pengurusan PNS tersebut. Berselang beberapa hari kemudian, tersangka memberikan surat edaran yang menyatakan kedua anak korban telah lulus.

Mendapat surat itu, korban bersama dua putranya langsung menanyakan hal itu ke dinas terkait di Kabupaten Batubara. Namun setelah dicek, ternyata surat yang diserahkan tersangka adalah palsu.

"Korban yang merasa ditipu membuat laporan di Polres Asahan," ucap Khomaini.

Saat ini tersangka dalam proses pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada korban lainnya.

"Kita akan dalami kasusnya, mungkin ada korban lain," tandas Khomaini.


Editor: MG
Sumber: analisadaily.com

Advertisement

Komentar Anda