Bea dan Cukai Jambi Gelar Sosialisasi Manifes dan Pelatihan Registrasi Pengangkut


Selasa, 05 Juni 2018 | 05:37:28 WIB
KPPBC Jambi menggelar sosialisasi Manifes dan pelatihan registrasi pengangkut pada selasa 05/06 2018
KPPBC Jambi menggelar sosialisasi Manifes dan pelatihan registrasi pengangkut pada selasa 05/06 2018 /

SUARAJAMBI.COM- Perusahaan yang mengoperasikan fasilitas sarana pengangkut yang di wilayah Pabean wajib melakukan registrasi hingga batas waktu 28 Juni 2018. Hal itu di lakukan agar perusahaan tetap dapat mengakses  pelayanan Kepabeanan sebagai pengangkut sehubungan  dengan pemberlakuan Peraturan  Menteri Keuangan  No:158/PMK.04/2017 serta Peraturan Dirjen Bea dan Cukai  No:PER.38/BC/2017. Bila perusahaan belum  melakukan  registrasi  hingga batas waktu yang ditentukan tidak dapat mengajukan Manifes ke Bea Cukai

Menindak lanjuti hal itu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jambi pada Selasa, 05/06 menggelar Sosilaisasi Manifes dan Pelatihan Registrasi Pengangkut yang berlangsung di Aula KPPBC Jambi. Pelatihan ini di ikuti oleh peserta dari perwakilan Perusahaan sarana pengangkut, Perusahaan pelayaran, serta pihak Kantor Pos Jambi. Kegiatan Sosialisasi ini di buka langsung oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Jambi, Duki Rusnadi. Sedangkan selaku Nara sumber adalah Imam Supriadi yang juga menjabat sebagai Kasi Perbendaharaan pada KPPBC Jambi.

Kepala kantor Bea dan Cukai Jambi, Duki Rusnadi mengatakan selama ini pengangkut belum terigistrasi ke Bea Cukai.” Sekarang bagi pengakut akan diregistrasi kepabeanan di Bea Cukai, selama ini kan hanya ada Importir, PPJK sebab ke depannya kita akan melaksanakan kedisiplinan pengakut dalam menyampaikan dokumennya ke Bea Cukai, jadi kalau dulu hanya berkaitan dengan denda saja, tapi sekarang jika kesalahan melebihi 10 kali dalam 6 bulan, tidak hanya denda, kita juga tidak akan layani pengajuan dokumennya seperti manifes dan lainnya.” Jelas Duki Rusnadi.

Kemudian dikatakan Duki Rusnadi, kegiatan ini akan punya manfaat bagi peserta sosialisasi.” Bagi para peserta nantinya akan punya daya saing, Profesional dalam bekerja sehingga menciptakan daya saing bagi industri pelayaran dalam negeri. Sebab selam ini banyak juga perusahaan pelayaran yang kurang care dengan aturan, mungkin penyebabnya adalah ketidaktahuan atas aturan itu, dan kita harapkan semua bisa care lagi dengan aturan aturan pemerintah.” Papar dia.

Dengan adanya kegiatan ini kata dia diharapkan kesalahan-kesalahan pihak pengakut atas dokumennya bisa di hindari.” Yang jelas ada peningkatan kedisiplinan, menghindari kesalahan-kesalahan yang di ajukan ke bea cukai, kemudian menjamin kepastian bagi para pengguna jasa bidang pelayaran seperti eksportir dan importir jasa pengakutan lautnya,” imbuhnya.

Dan kata Duki, Bea cukai akan memberikan Rangking bagi perusahaan jasa pengakut.” Misalkan suatu perusahaan jasa angkutan  sudah 10 kali melakukan kesalahan yang melebihi batas yang di tetapkan, Bea Cukai akan mengeluarkan riliese atau pengumuman  perusahaan jasa angkut yang beresiko apabila menggunakan jasa perusahaan angkutan tersebut. Jadi perusahaan angkutan laut lebih bisa disiplin dan bertanggung jawab dalam mengangkut barangnya.” Tegas Duki.

Penulis: yms
Editor: yms
Sumber: suarajambi.com

Advertisement

Komentar Anda