Bea dan Cukai Jambi Sosialisasikan Produk HTPL bagi Penjual dan Toko Vape


Kamis, 09 Agustus 2018 | 21:07:34 WIB
Sosialisasi HTPL bagi Toko dan Penjual Vape di Kota Jambi, kamis 09/08/2018
Sosialisasi HTPL bagi Toko dan Penjual Vape di Kota Jambi, kamis 09/08/2018 /

SUARAJAMBI.COM- Menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan nomor 146/PMK.010/2017, tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau tentang kebijakan pengenaan cukai terhadap vape yang mulai diberlakukan pada awal Oktober 2018. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP- B  Jambi menggelar sosialisasi aturan tentang tarif cukai Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), pada Kamis, 09/08 2018..

Kepala Kantor Bea Cukai  Jambi, Duki Rusnadi menjelaskan, dengan adanya peraturan tersebut, maka KPPBC Jambi wajib  melakukan sosialisasi terhadap pelaku usaha Vape Store dan Assosiasi Vapor yang berada di Wilayah  Jambi.

"Vape ini relatif baru, namun cukup pesat perkembangannya. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui aturan terkait penggunaan vaper liquid. Olahan yang mengandung Nikotin / vape itu terkena cukai. Karena itu, para pengusaha itu kami undang untuk mendapatkan penjelasan," tutur  Duki Rusnadi.

Kemudian lanjutnya, beberapa yang disampaikan dalam sosialisasi juga terkait perizinan, cara menempel pita cukai sebagai tanda lunas cukai. Selain itu, para pengusaha mempunyai kewajiban pengurusan izin, bagi yang melakukan pencampuran komposisi liquid.


Sementara itu, Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai II (PKC II), Wahyudi Budi Kusuma selaku Nara sumber pada kegiatan tersebut  menerangkan bahwa HTPL , adalah hasil tembakau yang dibuat dari daun tembakau selain yang disebut sigaret, cerutu, rokok, daun, dan tembakau iris yang dibuat secara lain sesuai dengan perkembangan teknologi dan selera konsumen tanpa mengindahkan bahan pengganti atau bahan pembantu yang digunakan. “ HTPL meliputi ekstrak dan esens tembakau, tembakau mollases, tembakau hirup, dan tembakau kunyah. Produk terkenal dari ekstrak dan esens tembakau adalah cairan atau Vape.  

ia menjelaskan, jika produk HTPL dikenakan tarif cukai 57 persen dari harga jual eceran yang diajukan. "Kami menyosialisasikan aturan ini karena memang benar-benar baru. Aturan ini baru berlaku 1 Juli dan ada relaksasi hingga Oktober 2018," terangnya pada kesempatan tersebut.

Selain Wahyudi Budi Kusuma, Sosialisasi ini juga menghadirkan Nara Sumber lain, yakni Mehrum dari Kasi Penyidikan KPPBC Jambi. Sosialisasi HTPL ini di ikuti oleh 22 Undangan  Toko dan  kalangan penjual Vape yang ada di Kota Jambi.

 


Editor: yms
Sumber: Suarajambi.com

Advertisement

Komentar Anda