Peringati Hari Anti Korupsi, Bea dan Cukai Jambi Gelar Dialog Terbuka Dengan Pengguna Jasa


Selasa, 11 Desember 2018 | 12:56:32 WIB
Peringatan Hari Anti Korupsi Bersama Bea dan Cukai Jambi dan Pengguna Jasa
Peringatan Hari Anti Korupsi Bersama Bea dan Cukai Jambi dan Pengguna Jasa /

SUARAJAMBI.COM- Bersih Hati, Tegak Integritas, bekerja secara profesional merupakan tema yang diusung Kantor Pelayanan dan Pengawasan  Bea dan Cukai (KPPBC) TMP-B Jambi bersama para pengguna Jasa dalam forum  memperingati Hari Anti Korupsi 2018 pada selasa (11/12) yang di hadiri langsung oleh Kakanwil Bea dan Cukai Wilayah Sumatera Bagian Timur, Muhammad Agus Rofiudin.

Peringatan Hari Anti Korupsi kali ini dijadikan sebagai sebuah momentum untuk refreshment dalam membersihkan  Bea Cukai dari tindakan dan oknum sekaligus momentum untuk menjadikan Bea Cukai makin baik.

Kepada Suarajambi.com, Kakanwil Bea dan Cukai Wilayah Sumbagtim, Agus Rofiudin mengatakan perlunya membangun suatu system control pengawasan integritas. ”Saat ini telah ada Peta Integritas, mulai dari kanwil, pelayanan  dari sampai ke pegawai dari Sabang sampai Merauke berapa nilai integritasnya.” Ungkapnya.

Kemudian dikatakannya juga ada rumusan budaya organisasi baru terkait integritas tersebut.” Ada “clik jujur” Corsa, Loyal, Inisitif, korektif dan jujur, itu budaya baru dan setiap acara pagawai harus di baca, di hapalkan dan di amalkan,” tegasnya.

Sedangkan yang di maksud dengan Pilar pilar penguatan integritas dalam mencegah korupsi di wilayah kerja Bea dan Cukai dikatakan Agus adalah mengoptimalkan pelayanan dari segi birokrasi, penguatan system pelayanan di wilayah, keramahan pelayanan yang secara langsung di rasakan pengguna jasa.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Kantor Bea dan Cukai Jambi, Ardiyatno dalam upaya pencegahan tindakan korupsi secara dini. ”Bea dan Cukai Jambi juga berupaya optimal dalam upaya pencegahan korupsi secara dini, keteladanan itu harusnya memang dari atas (Pimpinan)kemudian turun ke bawah yakni pegawai dan staf lainnya. Jadi kita mencoba melakukan perubahan-perubahan dan perbaikan, mulai dari pembinaan mental pegawai hingga pelayanan pengaduan bagi pengguna jasa yang ada, dimana tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pelayaan dan upaya pencegahan korupsi secara dini.” Pungkasnya.

 

 


Editor: yms
Sumber: Suarajambi.com

Advertisement

Komentar Anda