Strategi Pemasaran Pariwisata Jambi di Era Millenial 4.0


Jumat, 29 Maret 2019 | 07:46:17 WIB
Bimtek Strategi Pemasaran  Pariwisata Jambi di Era 4.0 yang Berlangsung Jumat (29/03) di Hotel Aston Jambi
Bimtek Strategi Pemasaran Pariwisata Jambi di Era 4.0 yang Berlangsung Jumat (29/03) di Hotel Aston Jambi /

SUARAJAMBI.COM- Era Millenial 4.0 dengan teknologi digitalnya saat ini memegang peran penting dalam segala kegiatan yang di butuhkan umat manusia. 90 % aktivitas manusia di dunia saat ini bergantung pada internet. Begitu juga dengan pemasaran pariwisata suatu daerah, bisa atau tidak usaha kita untuk mengemasnya dengan memanfaatkan technology digital saat ini sehingga menjadi sebuah santapan menarik untuk semua wisatawan.

Sutan Adil Hendra mengatakan Potensi Wisata Jambi harus bangkit.” Kita punya Sumber Daya Alam Wisata yang luar biasa, saatnya Provinsi Jambi bangkit, jangan kita hanya menjadi penonton, kita harus bisa seperti Bali, Lombok dan Sumbar, manfaatkan SDA maupun SDM yang ada untuk kemajuan Wisata Jambi. Dengan memanfaatkan Era Digital saat ini kita bersama sama menjadikan Jambi sebagai tujuan Wisatawan baik luar Negeri Maupun Lokal. Saya secara pribadi siap penuh mengupayakan itu di Komisi X RI, pokoknya Jambi harus di kenal baik Wisman maupun Winus.” Ungkapnya saat menyampaikan sambutan di cara Bintek  Strategi Pemasaran Wisata Jambi di Era 4.0 pada Jumat (29/03).

Hal Senada di ungkapkan Norman Sasono selaku Kepala Bidang Analisis Data dan Strategi kementerian Pariwisata RI. Menurut Norman tingginya angka kunjungan wisata di suatu Negara sangat tergantung dari kemasan yang di miliki Negara tersebut.” Kita melihat Singapore, sebuah Negara kecil yang bias kita katakan tak punya SDA Wisata, tapi kenapa Singapore menjadi sebuah Negara tujuan bagi wisatawan, karena Singapore punya potensi besar pengembangan strategi pemasaran wisata secara global. Kita Indonesia juga bisa, dengan technology digital di era 4.0 ini kita manfaatkan bagaimana mengemas semua objek wisata Indonesia menjadi sebuah produk yang diminati wisatawan sehingga mau singgah di Indonesia. Dan Jambi pun bisa seperti itu, harus! Sebab jambi punya potensi wisata yang luar bisa, tak kalah dengan daerah lain di Indonesia, tinggal bagaimana kita menjadikan produk wisata Jambi ini bisa lebih menarik.” ucap Norman.

Pembicara lain, yakni  Yulianus Ladung mengungkapkan kemasan produk wisata yang kita olah haruslah harus punya nilai dan arah.” Jadi kemasan yang kita buat untuk konsumen (wisatawan) harus punya nilai dan arah, kenapa demikian? Orang akan melihat suatu produk dan tertarik jika hal itu punya nilai, misalnya seberapa luas paparan tentang suatu produk jika tak di tampilkan visual maka akan di anggap basi, jadi visual punya nilai lebih, terlebih di era digital 4.0 ini. Kemudian kitapun harus jeli melihat ke konten mana yang paling tinggi rattingnya, misalnya FB. Jangan kita jual ke konten yang tidak punya atau ratting rendah, maka tujuan memasarkan produk kita akan minim. Jadi menfaatkan teknologi digital pun kita harus jeli bila kita ingin produk kita laku bukan hanya sekedar di lihat.” Paparnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Provinsi Jambi  Ujang Hariyadi mengatakan Dinas Pariwisata  Provinsi Jambi akan terus berupaya wisata Jambi bisa lebih di kenal secara luas.” Kita punya Even even wisata yang saat ini telah jadi agenda tahunan yakni Festival Danau Kerinci dan Festival Batanghari, kita juga punya kawasan wisata alam dunia, yakni TNKS dan TNB, kita punya Geo Park Merangin, ada Candi Muaro Jambi yang menjadi warisan budaya dunia. Sekarang ini tinggal bagimana kita menjadikan semua objek wisata itu menjadi sebuah produk yang mampu di minati wisatawan baik Wisman maupun Winus, dan Pemerintah provinsi Jambi melalui Dinas Pariwisata akan terus berupaya mendorong bagaimana hal itu bisa terwujud.  Bagimana wisata di Jambi ini bisa lebih dikenal baik nasional maupun internasional. Kita ingin jambi ini juga menjadi salah satu tujuan wisata utama di Indonesia.” Jelasnya saat menyampaikan sambutan.

Penulis: YMS
Editor: Yms
Sumber: suarajambi.com

Advertisement

Komentar Anda