Ini Tanggapan Ketua DPRD Kota Jambi Terkait Pengadaan Smartphone


Kamis, 05 November 2020 | 19:26:24 WIB
Ketua DPRD Kota Jambi Putra Absor Hasibuan
Ketua DPRD Kota Jambi Putra Absor Hasibuan /

SUARAJAMBI.COM-  Ketua DPRD Kota Jambi Putra Absor Hasibuan mengakui, lembaganya akan membeli ponsel senilai setengah miliar rupiah. Pengadaan ini direncanakan sebelum ada pandemi Covid-19. Kemudian, pengadaannya lewat katalog elektronik (e-catalog) pada Januari 2020.

"Ponsel diterima Februari lalu, jadi itu jauh sebelum ada pandemi. Kita berpikir yang rasional, kalau pengadaan itu pas pandemi, kita tentu tidak mau," kata Absor, Kamis (5/11/2020).

Ponsel pintar itu, kata dia, untuk menunjang kinerja anggota DPRD Kota Jambi, terlebih saat ini kinerja dewan cukup padat dan membutuhkan beragam aplikasi. Dengan sudah diterimanya ponsel tersebut, dia mengakui, sangat membantu kinerja para anggota legislatif. "Waktu kita bekerja dari rumah (WFH) sangat membantu, kita bekerja dan pertemuan pakai aplikasi," ujar politikus Gerindra itu.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari e-catalog, ponsel untuk anggota dewan tersebut bermerek Samsung Note 20. Ponsel ini dibeli dengan harga Rp13 juta, dan mempunyai spesifikasi yang sangat mumpuni. Ponsel pintar tersebut juga dilengkapi dengan S Pen yang canggih.

Sementara itu, Sekwan DPRD Kota Jambi Nella Ervina mengatakan bahwa pembelian smartphone itu sudah dilakukan pada awal tahun, tepat Januari 2020 lalu. "Sebenarnya sudah direncanakan sejak akhir 2019, pembelian melalui E-Katalog. Sebelum ada pandemi Covid-19," kata Nella

Ini untuk mendukung program pemerintah terkait dengan paper less. Karena memang kita sudah menggunakan aplikasi, baik untuk tanda tangan ataupun untuk menunjang komunikasi. Sekarang dengan kemajuan teknologi, kita tidak perlu menandatangani berkas di kantor. Tapi bisa dimana saja dengan tanda tangan elektronik," katanya.

Ia menambahkan, seusai periode jabatan sebagai anggota legislatif, maka smartphone tersebut harus dikembalikan. Sebab, hal itu merupakan aset pemerintah. Jika terjadi kerusakan atau hilang, maka yang bersangkutan harus memperbaiki atau mengganti.

 


Editor: yms
Sumber: suarajambi.com

Advertisement

Komentar Anda