SUARAJAMBI.COM- PT Bank Pembangunan Daerah Jambi resmi menunjuk Sudirman sebagai Komisaris Utama untuk masa jabat 2026-2030. Penetapan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (20/4/2026), dipimpin Gubernur Jambi Al Haris sebagai pemegang saham pengendali.
Rapat yang dihadiri perwakilan Bank BJB (induk usaha), bupati/wali kota, serta direksi Bank Jambi itu juga membahas penggantian tiga komisaris lain yang masa jabatannya habis. “Jabatan Komisaris Utama sebelumnya dijabat Hj. Emilia telah berakhir, sehingga kami tetapkan yang baru. Tiga posisi komisaris lainnya masih dalam proses seleksi,” ujar Al Haris, Selasa (21/4).
Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi menilai langkah ini memperkuat tata kelola. “Keputusan RUPSLB diharapkan tingkatkan good governance ke depan,” katanya.
Di tengah pergantian kepemimpinan, Bank Jambi catat kemajuan layanan digital. Perseroan raih izin Bank Indonesia untuk aktifkan sembilan ATM di kantor pemerintah daerah, reaktivasi CRM (setor-tarik tunai) dengan jam operasional lebih panjang, serta siapkan mobile banking. “Upgrade sistem dari versi 12 ke 24 ditargetkan operasional Juli-Agustus 2026,” tambah Khairul.
Sudirman, Komisaris Utama terpilih, janjikan pengawasan optimal. “Kami sinergi dengan direksi untuk awasi Bank Jambi jadi kebanggaan masyarakat Jambi,” tegasnya.






















