SUARAJAMBI.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memproyeksikan pendapatan daerah dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1,63 triliun. Angka itu turun Rp142,10 miliar atau 8,01 persen dibandingkan APBD murni 2026 sebesar Rp1,77 triliun.
Penurunan terutama terjadi pada pendapatan transfer yang diproyeksikan Rp911,27 miliar, atau turun Rp151 miliar (14,21 persen) dari Rp1,06 triliun. Sebaliknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan naik menjadi Rp720,56 miliar, tumbuh Rp8,90 miliar atau 1,25 persen.
Proyeksi itu disampaikan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha dalam rapat paripurna DPRD Kota Jambi, Kamis (22/10/2026).
Dari sisi belanja, Pemkot Jambi mengusulkan anggaran Rp1,67 triliun, turun Rp136,73 miliar atau 7,56 persen dibandingkan 2026. Pembiayaan direncanakan menerima Rp50 miliar dari SiLPA, sementara Rp10 miliar dialokasikan untuk penyertaan modal Bank Jambi.
Diza berharap pembahasan bersama DPRD berjalan cermat dan mengutamakan kepentingan masyarakat, kemampuan keuangan daerah, serta kebutuhan pembangunan. (*)

















