SUARAJAMBI.COM- Komisi I DPRD Kota Jambi melakukan kunjungan kerja langsung ke Polda Jambi pada Senin (2/2) untuk memantau penanganan kasus asusila yang menggegerkan masyarakat. Langkah tegas ini menegaskan fungsi pengawasan legislatif terhadap penegakan hukum yang transparan dan profesional.
Dalam pertemuan dengan jajaran kepolisian, anggota dewan mendiskusikan perkembangan penyidikan serta tahapan hukum yang sedang berjalan. Hasil pantauan di Mapolda Jambi menunjukkan aparat kepolisian bekerja serius dan menyeluruh.
“Kami datang untuk melihat langsung proses penanganan perkara ini. Dari pemantauan kami, penyidikan dilakukan secara menyeluruh dan ditangani secara profesional oleh pihak kepolisian,” tegas salah satu anggota Komisi I DPRD Kota Jambi.
Kasus ini krusial karena menyangkut rasa keadilan masyarakat dan kepercayaan publik terhadap penegak hukum. Proses pidana terhadap pelaku tetap digulirkan tanpa pandang bulu, sementara dua oknum polisi yang terlibat akan menjalani sidang kode etik.
“Perkara pidananya tetap diproses sesuai hukum yang berlaku, sementara untuk dua anggota Polri yang terlibat akan menjalani sidang etik. Ini menunjukkan bahwa proses hukum berjalan tanpa tebang pilih,” tambahnya.
DPRD Kota Jambi mengajak masyarakat mendukung proses hukum agar kasus tuntas secepatnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan komitmen polisi menangani kasus secara terbuka dan cepat.
Hingga kini, empat tersangka telah ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi untuk proses hukum lanjutan. Pemeriksaan oknum polisi ditangani Divpropam dan segera menuju sidang etik.
“Kapolda Jambi juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan keluarganya atas tindakan oknum anggota Polri. Kami pastikan proses hukum berjalan sampai tuntas sehingga korban dapat keadilan,” ujar Kabid Humas.
Kunjungan ini memperkuat sinergi DPRD dan Polri dalam mengawal penegakan hukum yang akuntabel dan berpihak pada masyarakat. (*)























