SUARAJAMBI.COM- Pemerintah Kota Jambi menggelar Temu Bisnis dan Penganugerahan Investment Award Kota Jambi 2026 di Aula Griya Mayang, Rabu malam (20/5/2026).
Kegiatan bertema “Menguatkan Kemitraan, Mendorong Investasi Berkelanjutan, Mewujudkan Kota Jambi Bahagia” itu dihadiri Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, serta sejumlah pejabat dan pelaku usaha.
Investment Award diberikan kepada perusahaan dan pelaku usaha dalam tiga kategori, yakni kepatuhan penyampaian LKPM, realisasi investasi tertinggi, serta penyerapan tenaga kerja lokal terbanyak.
Wali Kota Maulana mengatakan, Pemkot Jambi terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan digital, peningkatan kepastian hukum, pembangunan infrastruktur, serta penguatan UMKM dan ekonomi kreatif.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Jambi meningkat dari 4,88 persen pada 2024 menjadi 5,13 persen pada 2025. Sementara itu, pendapatan per kapita naik menjadi sekitar Rp73,6 juta, tingkat kemiskinan turun menjadi 7,69 persen, dan tingkat pengangguran terbuka menjadi 7,08 persen.
Maulana menegaskan, investasi di Kota Jambi tidak hanya ditujukan untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, mendorong ekonomi hijau dan digital, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI Deflinur Rizky Novhamzah mengapresiasi langkah Pemkot Jambi dalam membangun ekosistem investasi melalui pelayanan elektronik terintegrasi, pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan kemitraan antara usaha besar dengan UMKM. (*)


















