SUARAJAMBI.COM- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyuluh Sosial Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 19—21 Mei 2026, bertempat di salah satu fasilitas pelatihan pemerintahan di Kota Jambi dan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.
Bimtek ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya BPSDM Provinsi Jambi untuk memperkuat peran penyuluh sosial dalam menyampaikan kebijakan kesejahteraan sosial serta meningkatkan kualitas layanan pendampingan kepada masyarakat rentan dan berisiko sosial. Ketua panitia pelaksana kegiatan, Rahmat Nuruddin, S.Kom, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis serta pemahaman konsep yang relevan dengan tugas-tugas penyuluh sosial saat ini.
“Adapun tujuan dilaksanakannya Bimbingan Teknis ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sebagai motivator, komunikator, dan edukator dalam menyampaikan kebijakan sosial kepada masyarakat, serta meningkatkan kapasitas profesional dalam penanganan kasus, memperkuat jejaring kerja, dan persiapan sertifikasi kompetensi,” ujar Rahmat Nuruddin dalam sambutannya pada hari pembukaan. Ia menambahkan bahwa materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memuat simulasi dan studi kasus nyata agar peserta mampu mengaplikasikan ilmu secara langsung di lapangan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Jambi, H. Mukti, S.E., M.E., menekankan pentingnya peran penyuluh sosial sebagai ujung tombak pemerintah dalam upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial. Dalam arahannya, H. Mukti menyatakan bahwa penyuluh sosial berada di garis terdepan dalam menjembatani kebijakan publik dengan kondisi masyarakat, sehingga kompetensi teknis dan kemampuan interpersonal menjadi sangat krusial.
“Penyuluh sosial merupakan ujung tombak pemerintah dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial,” kata H. Mukti. “Oleh karena itu, BPSDM Provinsi Jambi berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat guna meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam melakukan asesmen dan pendampingan sosial, menyamakan persepsi, serta memperkuat sinergitas antara penyuluh sosial.”
Kepala BPSDM, H. Mukti, menutup rangkaian acara dengan mengingatkan bahwa peningkatan kapasitas penyuluh sosial bukan sekadar soal peningkatan kompetensi individual, melainkan bagian dari upaya sistemik untuk meningkatkan efektivitas program kesejahteraan sosial di tingkat daerah. Ia berharap bahwa hasil dari Bimtek ini dapat mempercepat penanganan masalah sosial serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jambi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPSDM Provinsi Jambi untuk terus membangun kapasitas aparatur dan tenaga teknis yang bekerja di garis depan pelayanan sosial. Dengan pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan kualitas pendampingan serta akuntabilitas program-program kesejahteraan sosial akan semakin meningkat, sehingga tujuan pembangunan sosial di Provinsi Jambi dapat tercapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.(*)






















