SUARAJAMBI.COM- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi DPRD Kota Jambi untuk mendorong lahirnya kebijakan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyoroti dua persoalan yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah daerah, yakni banjir dan akses pendidikan.
Menurut Kemas, makna kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada seremoni yang digelar setiap 17 Agustus. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebijakan yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu gagasan yang tengah diperjuangkan adalah pembebasan biaya seragam sekolah bagi siswa baru SD dan SMP mulai 2027. Program tersebut nantinya diprioritaskan bagi siswa dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan pada desil satu hingga empat.”Saya dan Wali Kota Jambi ke depannya bagaimana dalam dunia pendidikan, untuk anak SD dan SMP yang baru masuk sekolah akan dibebaskan biaya baju seragam,” ujarnya.
Kemas menegaskan, DPRD Kota Jambi akan mendorong Pemerintah Kota Jambi agar rencana tersebut dapat direalisasikan.”Insya Allah di DPRD Kota Jambi, kami ingin mendorong Pemerintah Kota Jambi agar anak-anak SD dan SMP nanti di tahun 2027 gratis seragam sekolah,” katanya.
Menurut Kemas Faried, kebutuhan seragam sekolah dapat menjadi salah satu beban bagi keluarga ketika anak memasuki jenjang pendidikan baru. Karena itu, dukungan pemerintah melalui pembebasan biaya seragam diharapkan mampu meringankan pengeluaran masyarakat.”Ini untuk anak yang baru masuk sekolah SD dan SMP, dilihat dari desil keluarga mereka, dari desil satu hingga empat,” katanya.
Kebijakan seragam gratis bagi siswa baru dinilai dapat membantu membuka akses pendidikan yang lebih terjangkau bagi keluarga kurang mampu.
Kemas Faried juga menilai kebijakan penanganan banjir merupakan bagian dari upaya menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam program yang konkret.”Di momen 17 Agustus tahun ini menjadi catatan penting, bagaimana masyarakat Kota Jambi bisa bebas banjir,” kata Kemas Faried, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, persoalan banjir menjadi salah satu perhatian utama DPRD Kota Jambi. Ia berharap penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar masyarakat tidak terus menghadapi persoalan genangan setiap kali hujan turun.
Pemerintah daerah dinilai perlu memperkuat langkah pencegahan sekaligus membenahi sistem pengendalian banjir. Penanganan, kata politisi Partai Golkar ini, tidak seharusnya hanya dilakukan setelah banjir terjadi.Ini menjadi keluhan masyarakat Kota Jambi selama ini yang menjadi problem kita semua. Sehingga kita harus menuntaskan persoalan tersebut,” tegasnya.
Kemas Faried menilai keberhasilan pembangunan Kota Jambi juga dapat dilihat dari kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan banjir. Karena itu, pemerintah daerah didorong tidak hanya merespons keluhan masyarakat, tetapi memastikan berbagai solusi yang dibangun mampu memberikan dampak jangka panjang.
Kemas Faried juga mengajak seluruh masyarakat Kota Jambi untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat silaturahmi di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ia berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat komitmen menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Jambi. (*)






















